Arsitektur Klenteng ini sangat kental nuansa Tiong Hoa atau China karena jika kita masuk ke dalamnya akan nampak berbagai tulisan China dan warna-warni kuning-merah. Tak ketinggalan juga berbagai hiasan naga, harimau, dan berbagai macam chiri khas negara tirai bambu tersebut menghiasi bangunan Klenteng tersebut.
Dari luar Klenteng, bau dupa yang harum telah menyambut kedatangan kami. Konon, bau dupa dari dalam bangunan tersebut mampu memberikan efek ketenangan bagi pengunjung yang masuk di dalamnya. ya.. semacam aroma terapi gitu. Memang, setelah kami masuk di dalamnya, suasana hening dan khusu' sangat terasa.
Di dalam Klenteng tersebut, kami mendapati banyak sekali dupa dan berbagai perlengkapan agama Budha untuk bersembahyang. Kesan bersih, rapi dan penuh dengan berbagai hiasan seperti gambar-gambar dan patung-patung yang kamipun sebenarnya tidak dapat mengartikan maksudnya terpampang dengan indah. Kamipun menyempatkan untuk berfoto-foto untuk mengabadikan petualangan kami ini.. :)
Foto disamping adalah bagian luar dari Vihara. Saya bersandar di samping salah satu sebuah tiang penyangga bagian depan bangunan tersebut. Sangat bagus ya tiangnya, dilengkapi dengan ukiran patung naga yang eksotis.
Kalau gambar di atas diambil pada saat saya duduk di bagian tengah Vihara. Di depan saya sebenarnya terdapat meja yang digunakan untuk sembahyang umat agama Budha. Tapi saya tidak berani mendekati meja tersebut karena sedang digunakan oleh seseorang untuk sembahyang..
0 komentar:
Poskan Komentar