Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Januari 2015

Jogja Sedang Resah karena Anak Muda

,
Belum selesai berita mengenai aksi bentrok antar suporter sepakbola di Jogja beberapa waktu yang lalu, kini jogja kembali diresahkan dengan aksi teror yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, aksi pembacokan yang tak jelas modusnya dan juga targetnya hanya dipilih secara acak oleh pelaku.

Beberapa tahun yang lalu sebenarnya hal seperti ini pernah terjadi di Yogyakarta, hmm.. sekitar tahun 2010 saat itu saya masih duduk di bangku kuliah tengah semester. Tapi saat itu media komunikasi belum selanancar saat ini yang setiap orang bisa mengaksesnya tiap saat, jadi berita seperti ini belum mencuat dan menjadi rumor di masyarakat hingga pelaku akhirnya ditangkap.

Yang saya menjadi heran, kenapa masih ada juga orang yang bertindak sadis dan keji seperti itu di kota Jogja terpelajar ini. Bahkan belakangan setelah tertangkap diketahui bahwa pelaku masih berusia belasan tahun. Berita yang simpang siur kini terungkap berkat kerjasama polisi dan masyarakat yang baik.

Awalnya disinyalir bahwa pelaku adalah segerombolang gank pelajar di Jogja. Setelah beberapa waktu yang lalu akhirnya terungkap, kini muncul lagi dan diketahui bahwa tidak ada hubungan antara keduanya. Kasus yang terjadi terakhir ternyata hanya dilakukan 2 orang bocah yang marah akibat sebelumnya dimarahin orang tua di rumah. Akhirnya mereka melampiaskan kekesalannya dijalan dengan membawa sebilah pedang dan dengan membabi buta membacoki orang dijalan hingga mengakibatkan luka2 bahkan orang lain tewas.

Pelaku pembacokan di Jogja
Ada apa dengan kalian hai kaum muda Jogja!!! Bukankah di malam hari sebaikanya kalian sedang duduk manis didepan meja belajar untuk mengerjakan PR, belajar untuk materi esok, atau sekedar berhayal dengan gebetan kelas sebelah? Atau seharusnya kalian sedang serius mempersiapkan segudang prestasi yang ingin kalian capai untuk kebanggaan keluarga dan teman2 kalian?

Sungguh jaman telah berubah.. Dulu Kemarin, sewaktu saya masih duduk di SMA, malam hari adalah waktu yang sangat berharga.. Bisa nonton TV dengan leluasa aja udah serasa surga dunia. Ini anak2 jaman sekarang malah sibuk bacokin orang hingga tewas. Prestasi apa yang hendak kalian ukir? Apakah dengan hal seperti itu kebanggan bisa kalian dapatkan?

Cobalah berpikir panjang dalam melakuakan setiap hal adik2ku.. Tidak semua hal yang kalian lakukan akan berdampak baik kedepannya. Ingatlah jalan kalian masih panjang.. panjaaang sekali. Setiap langkah yang kalian lakukan akan terlihat hasilnya belasan tahun kedepan. Hingga suatu saat kalian tidak bisa lagi kembali kebelakang, dan hanya penyesalan yang mungkin kalian rasakan.


Ingatlah adik2ku.. Suatu saat kalian harus berdiri sendiri. Orang tua, saudara, ataupun teman hanya melihat menjadi seperti apa diri kalian. Kalian akan melihat teman yang dulunya pendiam dan lugu akhirnya menjadi seorang doktor, atau mungkin teman yang dulunya pemalu akhirnya sukses mengelola bisnis besar. Hal itu akan terjadi dan pasti terjadi! Apakah kalian cukup menjadi penonton saja? Bermimpi menjadi sukses boleh saja.. tapi jangan terlalu banyak bermimpi hingga tak ada satu halpun yang kalian lakukan. Ayo bangkit dan lakukan hal positif di sekitar kita mulai dari hal terkecil.

Banyak hal yang bisa kita pelajari dari orang2 disekitar kita. Kalau semisal orang tua kita tak bisa memberi kita contoh, kita bisa belajar dari orang lain yang lebih tua.. Semisal; guru kita, tetangga kita, saudara jauh kita atau siapapun yang akhirnya menjadi baik. Ingat, karakter kita akan terbentuk dari kebiasaan. Jadi bisakan untuk melakukan hal kecil yang baik dan bermanfaat.
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Selasa, 29 April 2014

Mengapa Saya Berhenti Jadi Guru?

,
Membaca Hot Threads (HT) kaskus malam ini (28 april 2014) saya jadi senyum senyum sendiri.. "ternyata ganjalan hati saya selama ini ada juga yang menyuarakannya" gumam saya dalam hati. Iya benar, hal itu berkaitan juga mengapa saya berhenti jadi guru. Jika teman2 dan para pembaca yang budiman sudah membaca profil saya pasti sudah tahu bahwa saya adalah seorang lulusan universitas jurusan pendidikan guru. Dan harusnya keseharian saya adalah duduk di depan kelas melaksanakan aktifitas KBM di dalam kelas.

Kejujuran, adalah salah satu krisis yang melanda bangsa kita selama ini. Membuat negara kita yang kaya dan adi daya menjadi salah satu dari 20 negara termiskin di asia tenggara. Korupsi merajalela hingga sektor terkecil sekalipun, menjadi budaya yang sudah dianggap wajar dalam pekerjaan di kantor, di pusat perdagangan, pusat pemerintahan, bahkan di pusat pendidikan yang seharusnya mengajarkan tentang nilai kejujuran. Ada apa dengan negara ini..?

Salah satu HT kaskus yang saya baca berjudul keluh kesah siswi yang mengikuti Ujian Nasional. Kalau pembaca sekalian sudah tidak menemukannya, barangkali masih bisa dilihat (kalau belum dihapus) di website tolakujiannasional.com. Sebuah website yang ditulis oleh siswi kelas 3 SMA yang telah melaksanakan ujian nasional. Sempat heboh dan mungkin akan terus heboh pada minggu mendatang. Yang penting website tersebut sempat dibaca oleh mentri pendidikan. Entah bagaimana tanggapannya, mungkin kita sudah bisa menebaknya.

foto waktu saya menjadi guru
Jadi intinya, saya disini setuju dengan pendapat bahwa Ujian Nasional hendaknya dihapuskan. Atau paling tidak, diganti dengan sistem ujian yang berbeda. Ada kata2 dalam web tersebut yang sangat menarik bagi saya, bahwa Ujian Nasional membuat anak yang jujur tidak punya pilihan lain selain "mencontek". Kenapa? Karena mereka diayangi oleh rasa takut, rasa cemas, dan rasa malu jikalau nantinya tidak lulus.


Dulu, waktu menjadi seorang guru tentunya saya dianjurkan untuk membuat anak didik saya menjadi pintar. Menguasai berbagai pelajaran yang entah mereka sukai atau tidak. Yang jelas beban tersebut sangat bertentangan dengan hati nurani saya sendiri. Sewaktu saya duduk di bangku SD sangat tidak menyukai pelajaran IPS misalnya, dan walaupun begitu akhirnya saya paham bahwa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 walaupun nilai saya yang tidak memuaskan saat itu.


Mungkin sistem pendidikan kita sudah saatnya harus dirubah. Indonesia tidak pernah kekurangan orang pandai dan cerdas. Setiap tahun bahkan anak bangsa sanggup memenangkan berbagai olimpieade internasional di bidang matematika, sains, dan sebagainya. Mungkin juga sudah saatnya diadakan olimpiade kejujuran. Saya yakin Indonesia menjadi negara terbodoh di dunia.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena sistem pendidikan kita mengajarkan hal seperti itu. Bahkan guru yang seharusnya mengajarkan nilai kejujuran terpaksa harus berbohong agar murit kesayangannya bisa naik kelas hanya gara2 nilai salah satu pelajaran muritnya yang jeblok. Oh nilai, mengapa kamu mempermainkan kami..

Di sekolah, setiap siswa harus mengusai mata pelajaran di berbagai bidang dengan sempurna, mereka dituntut untuk menjadi manusia super yang bisa belajar matematika, IPS, bahasa indonesia, dan sains dalam satu waktu. Memang pasti ada anak yang bisa seperti itu, tapi saat di bangku perkuliahan saya diajarkan bahwa setiap anak itu unik dan berbeda. Tapi saat dihadapakan pada dunia nyata pendidikan sekolah, saya diharuskan menganggap bahwa murit itu sama. Sama pintarnya, sama kesukaannya, sama kemampuannya, sama IQnya dan sama semuanya. Bagaimana itu bisa terjadi?

Contohnya saja dari website yang dibuat Nurmillaty Abadillah yang telah saya sebutkan diatas. Anak seusia SMA sudah bisa menulis jeritan hatinya sebaik itu dan menungkannya dalam sebuah tulisan di website. Saya yakin bapak ibu gurunya mungkin tidak semua ada yang bisa membuat website, bahkan mungkin tidak familliar dengan internet. Itu membuktikan bahwa anak itu bukan anak yang bodoh, bahkan mungkin lebih pintar daripada kita orang generasi lama. Itu juga menunjukkan bahwa kesulitannya dalam menghadapi Ujian Nasional bukan cuma isapan jempol. Mungkin akan sama jika kita yang sedang berada dalam posisinya.

Saya teringat dengan perbincangan saya dengan seorang teman beberpa hari yang lalu. Dia adalah teman saya sewaktu duduk di bangku Sanawiyah (setingkat SMP). Dia menceritakan saat SMA seorang temannya yang pintar dan terus mendapatkan rangking tidak lulus saat Ujian Nasional, sedangkan teman2nya yang tidak pernah belajar dan suka bolos malah lulus.. Apa2an ini? Apakah anak yang belajar dan berjuang mati2an harus tidak lulus hanya gara2 soal yang diberikan tidak memenuhi standar yang diajarkan oleh sekolah? Apakah yang menghitung kancing baju lebih berhak lulus? Apakah dia tetap harus membuat contekan karena tidak yakin dengan kemampuannya?

Akhirnya yang nilainya bagus yang boleh lulus. Yang berani bayar mahal untuk membeli bocoran soal yang berhak untuk lulus, dan mereka bisa masuk perguruan tinggi ternama, dan sanggup lagi untuk membeli nilai. Dan akhirnya merekalah yang bisa duduk di kursi2 penting penentu kebijakan pemerintah. Maka habislah negeri ini. Mereka sudah lulus dan lihai sebagai pembohong nasional, menjadi tikus2 negara yang larinya sudah gesit karena terlatih sejak kecil.

Mungkin segini saja dulu curhatan saya malam ini. Sebenarnya hal itu tak pantas menjadi alasan saya untuk berhenti mengajar. Ah, mungkin masih banyak lagi alasan saya yang bisa saya tulis lain waktu. Yang jelas, saya tetap ingin terus berkontribusi untuk pendidikan Indonesia entah bagaimana jalannya. Salam pendidikan!
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Rabu, 09 April 2014

Awal Baru Untuk yang Lebih Baik

,
Entah kenapa ya, pagi ini aq kepikiran sama blog ku ini.. Mungkin karena beberapa hari yang lalu aq sempat melihat traffic blog yang tiba2 melonjak drastis hingga 200 lebih visitor perhari. Yah, aq kira blog ini sembuh dari sanksi google yang aq sendiri gak tau sebabnya.. Bagi yang belum tau, blog ini pernah mengalami masa masa kejayaan dengan 400 lebih visitor perhari..  Habis itu terjun bebas menjadi 20 sampe 60 visitor seharinya, karena semua artikelnya ilang dari mesin pencarian google.. Lemes banget waktu itu, hingga gak ada semangat buat ngeblog lagi.

Segala cara, daya, dan upaya aq lakukan.. mulai deh muter2 cari2 artikel, sapa tau ada yang punya solusi, tapi ternyata hasilnya nihil. Banyak artikel yang separuh copas aq hapus, struktur data udah aq ubek2, mulai nulis artikel yang tanpa copas sedikitpun. Tapi ya.. tetep gak ada hasil yang berarti. Pengunjungnya masih sepi.

Dari situ sebetulnya aq harus sadar, atau mungkin memang sengaja disadarkan.. Bahwa tujuan awalku buat ngeblog bukanlah visitor. Tujuan awalku adalah berbagi.. entah berbagi ilmu, atau pengalaman yang pernah kualami yang siapa tau berguna bagi orang lain. Kalaupun ada yang mampir, mungkin aq anggap sebagai bonus aja. kalaupun berguna bagi orang lain, syukur alhamdulillah.. 

gak usah protes.. gk ada foto lain :p

Aq gk bakal nyerah, karena menulis adalah hobbyku, bahkan aq pernah menulis artikel tentang mengapa kita harus ngeblog? Masa  aq sendiri malah nyerah cuma gara2 visitornya berkurang.. Justru kalo visitor sedikit gini malah lebih enak.. gak ada yang baca curhatan ngawurku ini. Bisa nulis bebas gak takut malu lagi hehe.. Kalo dulu2 aq share tips atau trik buat ngejar visitor, sekarang aq mau buat blog ini khusus buat pelampiasan aja kalo lagi pengin nulis.. Toh udah banyak blog yang aq buat dengan tujuan visitor dan untuk jualan.

Yah, dengan munculnya artikel ini maka saya resmikan Blog Mas Nicko menjadi blog gado2.. Maksutnya blog yang isinya macem2 campur aduk gak karuan (bukannya dari dulu ya..) hehe.. Tapi kali ini beda, mungkin akan lebih banyak cerita ngawurnya. Pokoknya ini merupkan awal baru blog sederhana ini di era selanjutnya. Semoga direstui dan mendapat ridho dari Alloh SWT.. amin. Semoga makin rutin juga posting artikelnya.. amin. Semoga makin banyak pengunjungnya.. amin. Semoga panjang umur dan sehat selalu penulisnya.. amin.

Lumayan juga kalo lagi gk bisa tidur gini nulis yang aneh2. Habis mo gimana lagi.. Modemnya mau ngebut kalo pagi buta gini.. ckckc.. ngajak gak sehat aja nih lama2 si Tri. Mungkin suatu saat provider 3 akan digugat oleh penggunanya karena menjadi penyebab rakyat indonesia insomnia. Gimana gak? aq kalo mau ngenet nunggu diatas jam 1 malem baru bisa browsing! Fuihhh.. tapi gpp.. Yang penting bisa internetan (takut digugat balik.. hehe). Namanya internet bagus itu pasti lemot. Kenapa lemot? Karena banyak yang pake.. Kenapa banyak yang pake? ya itu tadi, karena murah bagus. Cukup masuk diakal kan..

Mungkin itu dulu ya tulisan di pagi buta ini. Kalo panjang2 juga pasti bosenkan bacanya. Lagian aq juga masih bingung mo nulis apaan. Pengen sih sebenernya bisa nulis yang bagus2, bisa menyadarkan orang, ngasih motifasi, ngasih nasehat, ngasih duit juga kalo ada. Tapi besok aja.. sebenernya banyak sih, tapi lupa. Smoga besok pagi pas boker aq nemu ide2 baru yang cerdas! Iya loh.. kadang kalo lagi anteng di kamar mandi itu, kita bisa menemukan sesuatu yang kadang tidak terpikirkan saat suasana sedang normal. Betul gak? .. (mikir dulu ~ sambil ngebayangin)

Udah ah, malah jadi makin gk jelas. Ini juga masih harus cari gambar ilustrasi lagi.. Pokoknya disetiap artikel harus ada gambar walaupun cuma satu (sedikit masuk tips blogging). Kenapa begitu? ya selain biar lebih menarik dan pembacanya gak bosen, juga kadang orang nyarinya kan gambar nih kalo di google. Ya, sapa tau aja masuk gitu.. Udah dulu ya guys.. See you later.. nice dream :)

Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Selasa, 09 Juli 2013

Selamat Datang Ramadhan 1434 H

,
Assalamu 'alaikum wr.wb..

Alhamdulillah.. Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, kesehatan, serta, hidayahnya sehingga pada hari ini, detik ini, kita masih diberi kesempatan untuk menyambut kembali datangnya Bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini. Tak lupa Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW yang telah menjadi penerang dari jaman jahilliah sehingga sampai kepada zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan sekarang ini.

Sampai disini saja formalitasnya ya para pembaca yang budiman, nanti saya dikira mau ceramah lagi.. hehe.. Pada intinya, pada bulan mulia yang penuh dengan barokah dan limpahan pahala ini, Mas Nicko ingin mengucapakan:
"Selamat menjalankan ibadah Ramadhan 1434 H, bagi yang menjalankannya. Semoga dengan datangnya bulan Ramadhan ini, amalan dan ketaqwaan kita dapat terus meningkat."

Bulan Ramadhan 1434 H
Bulan Ramadhan 1434 H
Seperti yang kita tau, bahwa Bulan yang penuh kemuliaan ini pahala kita akan dilipat gandakan, maka dari itu.. jangan sampai kita sia - siakan bulan ini dengan amalan - amalan kebaikan; Perbanyak shalat sunnah, membaca Al- Quran, rajin sedekah, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang penuh dengan ampunan, nah.. bagi yang merasa banyak berbuat dosa; malas malasan, suka berbohong, berbuat maksiat, dan sebagainya.. saatnya untuk memperbaiki diri nih.. InsyaAlloh setelah Bulan Ramadhan ini kita bisa meninggalkan perbuatan yang tidak bermanfaat itu untuk selama - lamanya. Amin.

Marilah bersama - sama untuk memperbanyak amalan di bulan ini. Kalau puasa sih jelas, wajib hukumnya.. gak menjadi soal kapan mulai puasanya.. Entah selasa atau rabu, itu hanya soal keyakinan dalam perhitungan tanggal saja.. Yang jelas kita masih berpedoman pada Al-Quran dan Sunnah.. Kalau Mas NiCko sendiri kapan mulai puasanya? Nah, kalau saya sendiri mulai besok rabu baru puasa.. hehe.. Gak salah juga kan, yang salah kalo besok malah gak puasa.

Gitu aja postingan kali ini, specilal untuk menyambut datangnya Bulan Ramadhan. Oh, iya.. sebelumnya Mas Nicko ingin minta maaf kepada teman - teman blogger dan pembaca semuanya jika selama ini banyak salah dalam perkataan yang tertuang dalam tulisan.. Mungkin ada yang commentnya gak dibales, atau comment gak jelas di blog teman - teman, atau postingan yang kata - katanya menyinggung beberapa pihak. Yang jelas, terus tingkatkan kualitas diri, dan kualitas postingan kita tentunya.. keep Spirit..!

Wassalamu 'alaikum wr. wb..
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Selasa, 02 Juli 2013

Jogja, Masihkah Sebagai Kota Pelajar?

,
Jogja, masihkan engkau disebut kota pelajar? Itulah yang sering terngiang dalam pikiran saya beberapa minggu terakhir. Memang, kalau kita lihat.. Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak sekali sekolahan, bimbel, kursus, atau lembaga pendidikan lainnya. Disana juga terdapat beberapa perguruan tinggi yang terkemuka di Indonesia. Lantas karena itukah Jogja disebut kota pelajar?

Dalam beberapa dekade belakangan, kemajuan teknologi serta informasi berkembang pesat dalam dunia pendidikan, sehingga tak dapat disangkal lagi bahwa para pelajar dan mahasiswapun akan menjadi user utama media canggih tersebut. Kita pasti tau, peranan teknologi memberikan berbagai kemudahan dan kemajuan dalam dunia pendidikan, akan tetapi disamping itu budaya luar yang bersifat negatifpun tak dapat kita hindari. Akan menjadi petaka besar bagi perkembangan anak dan remaja jika tidak dapat menyaring dampat negatif tersebut.

Yang menjadi racun utama generasi muda saat ini adalah 3F: Food, Fashion, dan Fun. Model gaya hidup yang digandrungi anak muda jaman sekarang juga banyak kita temui di kota Yogyakarta tercinta ini. Disini saya tidak mengatakan bahwa makan di restoran mewah itu salah, bergaya modern atau mengikuti mode itu dosa, tapi alahkan baiknya jika kita bisa memilah mana yang baik dan yang tidak. Nah, sekarang inilah yang menjadi permasalahan kita saat ini.. Mari kita bahas bersama..


Mungkin diantara teman2 yang berada di Jogja pernah melihat atau mengalaminya. Pergaulan remaja saat ini sungguh sangat meresahkan. Pemuda dan pemudi menganggap bahwa gaya pacaran adalah hal yang lazim dilakukan oleh manusia susia mereka.. Memang, tidak ada salahnya pada masa2 pubertas mereka memiliki rasa ingin tau yang lebih dan munculnya rasa suka dengan lawan jenis. Yang saya anggap meresahkan disini adalah pergaulan yang kebablasan. Budaya barat yang menganggap bahwa virginitas merupakan hal yang tidaklah terlalu penting mulai membudaya di kalangan mahasiswi Yogyakarta, kaum terpelajar. Bahkan anak2 seusia SD dan SMP jaman sekarang mulai ikut2an yang namanya pacaran..

Memang dalam hal ini tidak semua kalangan pelajar Jogja seperti itu, banyak juga yang bisa menjaga diri dalam bersosialisasi. Tapi berdasarkan survey yang selama ini saya lihat bahwa hampir atau bahkan sebagian besar kaum pelajar telah terjangkit budaya negatif kaum barat. Pernah suatu ketika saya berkunjung ke salah satu kos teman kuliah, disana nampak seorang perempuan yang sedang singgah dalam kamarnya, hal tersebut terjadi bahkan sampai berulang kali.. Tak hanya itu, terkadang saya menjumpai teman2 perempuan sedang jalan2 di mall2 dengan mengenakan baju ala rihanna sambil bergandengan tangan dengan lawan jenisnya. Na'uzubillah.. Apa jadinya orang tua mereka kalau tahu anaknya yang dibiayai dengan bercucuran keringat dan air mata, di Jogja malah berkelakuan hal seperti itu.

Gaya hidup yang lain seperti mengunjungi berbagai tempat hiburan, seperti karaoke, nonton, jalan - jalan di mall atau tempat2 hiburan yang lain sudah mulai mendarah daging. Apakah itu semua salah? Jelas tidak. Yang menyebab terjadinya kesalahan adalah hal tersebut menjadi kebutuhan dan rutinitas.. Bukankan masih banyak kebudayan daerah kita yang perlu dilestarikan? Masih banyak hal positif yang dapat dilakukan sebagai penerus bangsa untuk memperbaiki negeri kita tercinta ini. Sehingga tak tak ayal lagi Jogja hanya menghasilkan jebolan anak sekolah yang fasih dengan kebudayaan barat, tetapi nol soal pengetahuan dan teknologi. Sampai disini, apakah jogja masih pantas disebut kota pelajar?

Demikian sedikit tulisan saya semoga menjadi renungan kita bersama.. Saya sama sekali tidak bermaksut untuk menjelek- jelekkan kota tercinta yang telah membesarkan saya ini. Hanya sekedar peringatan untuk para orang tua agar lebih tanggap terhadap anaknya, atau para remaja agar lebih berhati - hati dalam bergaul di kota pendidikan ini. Bagaimanapun bagi saya, Jogja adalah surga.. terutama bagi mahasiswa. :)
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Senin, 07 Januari 2013

Renungan Pergantian Tahun 2013

,
Hai sobat semua....!!! Apa kabar? Semoga semuanya sehat dan baik-baik aja ya... Alhamdulillah.. Gak terasa ya, udah setaun kita gak jumpa. Kangen gimana gitu sama yang namanya ngeblog. Udah setaun juga sih gak corat coret di blog, ampe banyak sarang laba-labanya pas tadi aq buka nih blog.

Oh iya, sebelumnya.. aq mo ngucapin;

HAPPY NEW YEAR 2013!

Semoga di tahun yang baru ini, semangat kita juga baru.. rejeki baru yang lebih banyak, umur yang lebih berkah, syukur syukur lekas cepat dapet jodoh baru (bagi yang belom punya), mobil baru, rumah baru, pokoknya semuanya serba baru.. amin. Tapi jangan lupa donk, yang paling penting adalah merubah diri kita menjadi manusia baru yang lebih baik dan lebih berguna bagi sesama.
hehe.. seperti title Blogg Mas Nicko "berbagi dengan sepenuh hati" pokoknya, berbagi apa aja deh yang bisa dibagi ya..

Kembali ngobrol soal taun baru nih, gimana sobat ngrayainnya kemaren? Main kembang api, jalan-jalan ma temen, apa malah pacaran??? hayoo.. ngaku aja.. (^o^)
Kali ini nih, aq mo bagi cerita saat ngerayain malam pergantian tahun 2013 kemaren.. Kalo biasanya malem taun baru aq habiskan buat fesbukan, nonton tv, tidur, dan kegiatan membosankan lainnya, nah.. kemarin nih agak beda sob.. Kebetulan temen2 di Rumah Kita 165 dan juga sobat2 dari OS Pro Jogja ngadain acara yang special banget. Mo tau acara apa? baca deh mpe akhir..

Berawal dari ide temen2 dalam mengisi taun baru nih, apa sih acara yang lebih bermanfaat daripada main kembang api, petasan, jalan-jalan dan acara foya-foya lainnya? Di saat orang-orang banyak yang masih memerlukan bantuan dan uluran tangan, apa masih bisa kita senang2? Sebagai generasi penerus bangsa yang terdidik, tentu donk kita punya ide dalam mensiasati itu semua.. tentunya, dengan "kegiatan" yang gak kalah seru dibanding sobat-sobat lain di luar sana. Nah, itulah mengapa judulnya aq kasih nama renungan pergantian tahun.. Ya, walaupun gk pake merenung juga sih waktu muncul ide acaranya..

Kegiatan dengan mengumpulkan donasi dari para sahabat dan teaman2 lainnya dari Facebook dan twitter, kemudian membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan dalam bentuk bingkisan sembako kami namakan dengan "Fajar Berbagi".
Kenapa Fajar berbagi? ya.. tentunya kami membagikan semua itu saat sebelum matahari terbit, sebelum fajar tiba. Pembagian kami lakukan langsung di jalan-jalan kepada para pengemis, pemulung, tukang sampah, dan tukang sapu yang sudah mulai mencari nafkah pada saat itu di sekitar wilayah Jogjakarta.

Berawal dari sore hari tanggal 31 desember 2012, kami mulai membungkus bingkisan sembako yang jumlahnya sekitar 200an lebih dikit.. (pasnya gak tau sih). Selesai sekitar pukul 9, langsung deh pada bobo nyenyak... ada sih yang sebagian, (ato hampir semuanya kaga' tidur).. Trus langsung deh jam setengah 3 pagi kita siap2 untuk beraksi.


Dengan menggunakan 4 mobil dan 3 motor yang sudah diisi bingkisan, kita semua nyebar ke seluruh penjuru kota jogja dengan rute yang berbeda-beda.. Nah, kalo diantara kita ada yang nemuin pemulung ato penyapu jalan, langsung deh ngasihin tuh bingkisan.. ini ada nih fotonya..


Nah, yang di foto itu.. yang lagi ngasihin bingkisan tuh namanya mas Suratman.. kebetulan kenalnya juga pas waktu itu.. Soalnya dia juga baru muncul pas kita woro-woro soal kegiatan Fajar Berbagi di twitter dan facebook.. Kebetulan beliau (eh, beliau) adalah seorang yang berjiwa sosial tinggi, jadi langsung terpanggil saat kegiatan ini mau diadakan.. langsung buru2 deh dia ngubungin kita.. Thanks ya mas Suratman.


Nah, kalo foto yang ini.. aq yang paling ganteng..!! Bingungkan gk ada yang ganteng... (emank aq gak ada..). Jadi ini foto pas ngasih bingkisan ama bapak pemulung. Alhamdulillah yach... duitnya gak buat beli mercon.. beli beras ama minyak goreng aja, biar lebih duuuuaaarrrr membahana badai.. hehehe,,,

Nah, pokoknya kita bagi2 terus mpe sekitar jam 6 pagi. Kita kumpul di pusat kota, trus sarapan deh di pakualaman.. tau pakualaman kan? itu lho yang aq pernah cerita digodain banci di sana. Aq ceritain di blog juga kok di sini (klik aja tulisan di sini). Ini fotonya waktu sarapan di pakualaman jogja.


Habis sarapan, trus pulang deh.. tidur. Maklum aja, semaleman aq gk tidur sama sekali buat ngerayain pergantian  tahun tuh... Nah, gk kalah serukan ceritanya? Sama-sama gk tidur, sama-sama ngerayain, tapi dengan cara yang berbeda. Kalo sobat mau simak jalan acaranya bisa simak di twitter dengan hastag #fajarberbagi semoga belum dihapus yach..

Udah dulu ya ceritanya.. Jadi ngantuk nih kalo keinget ngantuknya waktu itu.. kalo ada sobat di jogja yang mau ikut kegiatan selanjutnya, add aja fesbukku.. kita ngadain Fajar berbagi gak cuma taun baru kok. Tiap lebaran juga... See u next time ya :)
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Minggu, 04 November 2012

Cerita I'dul Adha

,
Selamat pagi teman2 semuaaa.. ALhamdulillah, akhirnya bisa update postingan juga karena kemarin terkendala masalah modem yg ngadat, dan disinyalir ternyata jaringan inet yg tiba2 mati gara2 pulsa sekarat cekak.. hehe,,

Udah pada baca kan judul diatas? Nah, kalo kalian pada baca pasti akan heran.. lebaran uda lewat hampir sebulan tapi kok baru update ceritanya.. ya, gimana lagi. daripada gak Update sama sekali. Ntar dikira gak ikutan ngrayain lebaran kambing Idul Adha lagi,,


Naaah... sebelum masuk ke cerita pengalaman I'dul Adha kemarin, izinkan saya menyucapakan;



SElAMAT IDUL ADHA 1433H
SEMOGA AMALAN IBADAH KITA DITERIMA 
DAN DILIPAT GANDAKAN OLEH ALLOH SWT
SEHINGGA MENAMBAH KEBERKAHAN 
PADA SETIAP AMALAN YANG KITA KERJAKAN
AMIN


Siapa nih diantara temen2 kemarin yang ikut kurban kambing/sapi angkat tangan! hehe..
Pinter... gak ada yg angkat tangan pastinya ya.. ntar malah pada kaget kalo tiba2 temen2 angkat tangan di depan komputer sambil cengar-cengir sendiri.

langsung saja ke cerita pengalaman saya kemarin pas Hari Raya Idul Adha yang bertepatan pada hari jum'at, 26 Oktober 2012. Kenapa kok bisa bertepatan dengan hari jum'at? tanggal dan bulan segitu? Nah, ada yg bisa jawab gak.. klo gak bisa, silahkan tanya ke ahlinya,, #gaktaujuga.

Pagi itu, pukul 05.00 saya bangun dari tempat tidur dan langsung teringat bahwa hari itu adalah hari raya Idul Adha (sorry, gk penting banget). Seperti hari raya pada umumnya, umat Islam melakukan Sholat Ied di masjid2 atu lapangan di sekitar tempat tinggal mereka. Begitu juga gue..(nah, jadi "gue") di sebelah rumah kurang lebih 200meter ada gedung Erlangga, yang jualan buku itu.. digunakan untuk sholat ied. Nah, saya sholat disitu. Sampai disini jelas?

Pulang dari sholat ied saya sarapan lalu tidur lagi bersantay sejenak. Dan, pukul 08.00 mulai terdengar rintihan2 halus dari Hp mungil saya perihal perintah untuk segera ke masjid Al-Ma'ruf di kampung RT 01 Gedongan Baru, Yogyakarta. Sengaja saya tulis biar kena search engine mbah google.
Sampai disana, ternyata udah ada beberapa kambing yang udah disembelih.. Wah, telat dech liatnya..

Kambing Qurban Masjid Al-Ma'ruf
Sapi Qurban Masjid Al-Ma'ruf
Padahal kata Nabi, melihat penyembelihan hewan Qurban itu saja udah dapat pahala GEDE!! Nah, begitu mudahnya kan ajaran Islam.. Gak perlu susah2 beli hewan Qurban kalo gk mampu beli. Cukup Liet aja udah dapet pahala.
Untungnya, masih ada beberapa hewal lain seperti kerbau, unta, macan, kuda nill.. dan lain2 yang masih ada di gembira loka. Jadi, di situ masih ada sapi dan kambing yang belum disembelih.. lega dech,,

Para panitia Qurban mulai membacakan satu persatu sohibul Qurban dan mulai menyembelih hewan Qurbannya. Alhamdulillah yach.. akhirnya bisa juga liat prosesi penyembelihan hewan Qurban. Sambil deg2an saya beranikan diri maju kedepan buat liet prosesi penyembelihannya, sambil nyuri ilmunya juga, sapa tau besok gede jadi tukang jagal (jgn diamini ya..). Tak lupa pula saya abadikan momen menggembirakan ini:

penyembelihan hewan Qurban
Tuh.. lietkan cara menyembelihnya.. jadi yang dipotong adalah urat nadi yang ada di leher. Bukan di tenggorokannya. So, dipastikan darah segar akan segera keluar dan hewan Qurban segera mati biar gak merasakan sakit terlalu lama. Darah yang keluarpun ditampung pada sebuah lubang dari galian tanah agar gak muncrat kemana-mana dan bisa segera di timbun tanah lagi jika sudah selesai digunakan.

Setelah itu, kami dari pemuda kampung Gedongan Baru bersama dengan ibu-ibu dan bapak-bapak bekerja sama untuk memotong-motong lalu menimbangnya satu persatu untuk segera dibagikan kepada penerima daging Qurban. Karena saya hanya membawa sebilah parang besar yang biasa digunakan untuk menebang pohon samping rumah, maka saya dapat jatah membantu memotong tulang2 besar untuk dijadikan irisan kecil2... sekitar 30cm panjangnya (gak kecil juga kalee..).
Karena moment ini penuh dengan lemak dan bau amis, maka saya hanya bisa mengambil gambarnya di awal sebelum acara potong-memotong dilaksanakan.

proses menguliti daging Qurban
Udah ya gambarnya.. ntar dikira DP lagi,, jadi itu saja. Setelah itu, sehabis sholat Jum'at kami bersama dengan panitia lain segera membagi daging Qurban kepada warga sekitar.
Benar2 hari menyenangkan bisa turut membantu dalam sebuah acara. Apalagi itu adalah acaranya umat Islam. Indahnya hidup ketika bisa berbagi.. So, apapun yg bisa kita lakukan untuk orang lain, maka lakukanlah. Semoga amalan kita diterima oleh Alloh SWT dan keberkahan selalu menyertai langkah perjalanan hidup kita. Amien..
Selamat berqurban :)
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Senin, 15 Oktober 2012

Jejaring Social Ternyata Bisa Bikin Autis!

,
Udah pada taukan apa itu social media? Itu lho contohnya.. ada facebook, twetter, Gplus, NetLoG dan masih banyak lagi social media terutama yang berhubungan dengan dunia internet yang berkembang saat ini. Dulu, jaman waktu ane masih ababil, kira2 dipenghujung usia akhir balik, sekitar umur-umur 13 gitu.. (iya, mungkin terlalu cepet ane akhir balik :D). Nah, kira2 waktu itu ane tidur lebih awal dari biasa karna kecapekan, trus langsung aja ane merebahkan tubuh seperti biasa di atas kasur tanpa ada hal2 yg menurut ane janggal. Tapi, tiba2 dalam tidur itu, ane mimpi bro! skitar pukul 2 malem.. tiba2 seluruh tubuh ane mengejang.. lalu tiba2..


Kembali ke topik awal. Jadi, waktu ntu ane baru mengenal yg namanya istilah internet. Dengan berbekal pengetahuan yg dangkal dan rasa ingin tahu yg mendalam, ane bareng temen2 masuk ke sebuat warnet yg letaknya tak jauh dari tempat dimana ane menuntut ilmu pada jenjang menengah pertama (disingkat=sekolah). Kebetulah di situ ada salah satu temen ane yg tau cara bikin email.. yups, email..! dan lebih kerennya lagi ada yg udah bisa buka friendster men..! iya, itu pun  baru sekedar buka aja.

Nah, dari situlah mulai berkembang yg namanya social media.. Banyak situs2 baru yang muncul dan  menawarkan kelebihan dari jejaring socialnya masing2.. hingga seperti saat ini, situs jejaring social mencapai urutan pertama pada situs2 yang biasa dikunjungi oleh user. Mengherankan memang.. dulu internet dipakai sebagai media cepat dalam memperoleh informasi, sekarang dipakai sebagai ajang saling kenal, sapa, gebet, pacarin, lalu berakhir dengan status2 galau. But, ane gk permasalahin hal itu, coz ane sendiri salah satu korban salah satu jejaring social tersebut. Pernah ane kenalan ama Wati (disamarkan) yang akhirnya sepakat untuk ketemuan, dan berakhir dengan ngopi bareng bersama Bambang.. (nama asli wati :3).

Kembali cerita akan ane luruskan.. Baru2 ini, ane punya kerjaan sampingan jadi asisten dosen. Lebih tepatnya jadi kacungnya Bu Dosen yang lagi ngrampungin desertasi, kerjaan tiap harinya ngetik.. ngetik.. n' ngetik.. dan juga jadi fasilitator kelas buat bantu2in nyebar angket penelitian. Bisa juga disebut romusa abad modern. Tapi gakpapa.. itung2 cuci mata sambil obral tampang sama mahasiswi2 semester awal yang muka2nya masih polos, kaya sider bolong mukarata. Kalo gak percaya, ini ada pictnya:

bukannya sok getle, tapi emank gk dapet kursi..
Di saat ane ada di kelas inilah ane menemukan beberapa kejadian yang sangat menarik untuk ane critain di sini. Ada beberapa dari mahasiswa, saat kuliah sedang berlangsung.. malah asyik dengan jejaring sosialnya sendiri. Seperti ini contohnya.. mudah2an ane gak dilaknat ama tuh yang punya jilbab merah.. :D

untung dulu ane gk ketangkep kamera.. XD
Bukannya aneh sih, masalahnya ane dulu juga pernah autis sama tuh situs mpe sehari ane bisa bikin status mpe 10kali dalam sehari! belom lagi coment2annya kalo di rekap jumlah suku katanya, bisa buat nyelesaiin skripsi. nah loe.. gak nyangka kan dengan tampang ane yg minimalis, ane bisa exis di facebook dengan foto profil Crisyian Sugiono.. hehe.. Bahkan, sehari aja ane gak buka fesbuk, badan ane meriang men..! jadi, setiap kali ane ngelakuin kegiatan baru, langsung ane jadiin status.. misalnya; "lagi boker di atas kolam lele" atau "lagi makan lele yang barusan ane kasih makan". Kebayang kan betapa autis ane ama fesbook!

Penyakit lain yg bisa bikin autis ama jejaring sosial adalah.. orang yang lagi kasmaran men! Nah.. pada senyum2 kan.. :D Biasanya, orang yang lagi kasmaran ato jatuh cintrong tuh suka menyiksa diri sendiri.. cari2 tau soal si doi'.. apa yang lagi doi' lakuin, lg dimana, ma sapa, berbuat apa, dlsb... dlsb..... pantau terus statusnya tiap menit, teliti satu2 mentionnya, ama sapa tuh becanda2nya... Bahkan ada yang tiap kali gebetannya ganti foto profil, langsung deh di download, masukin Hp, atau diafdruk yang gede trus di pasang di dinding kamar.. walaupun hasil akhirnya pecah, lebih mirip gambar balom gas. pusing dech..

duh.. si Bejo bales coment gue gak yuaa...
Itulah suka-duka orang yang autis ama dunia maya.. mungkin sebagian temen2 juga pernah ngalamin keadaan seperti itu. Bukan cuma seperti yang ane tulis di atas, bahkan masih banyak lagi yang bisa bikin kita ketergantungan dengan suatu jejaring social. Tapi, banyak juga efek positifnya.. ada yang memakai media tersebut untuk menghasilkan profit, membuat kelompok2 belajar, dan grup2 bermanfaat yang lain. Tergantung bagaimana kita memanfaatkannya.

Begitulah kira2 sekelumit cerita ane tentang penyebab orang bisa kena autis gara2 jejaring social. So, bagi temen2 yang lain punya masukan ato kritikan buat tulisan ane ini, bisa tulis di kotak komentar.. entar ane edit deh biar makin lengkap referensi tentang penyebab orang bisa jadi autis karena social media.. hehe, see u next time friends :)



Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Outbond Bersama Satria UII 165 di Pentingsari

,
Sore tadi, tepatnya saat-saat dimana ane lg mandi di kamar mandi.. Dimana burung2 mulai merebahkan tubuhnya yg mungil ke dalam sangkar, dan langit yang mulai merah merona bagaikan pipi seorang dewi, diiringi suara aliran air dari kran yang sudah mulai karatan di sana-sini.. tiba2 ane merasakan kenyerian yang luar biasa.. nyeri yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, nyeri yang selama ini hanya pernah dirasakan oleh sebagian manusia di dunia ini, dan nyeri ini.. tidak dapat sembuh hanya dengan setetes obat merah maupun obat manapun.. Nyeri ini berasal dari tanganku, tepatnya dibagian bawah jari telinjuk. Nyeri ini adalah nyeri "kapalen di tanganku yang pecah"... lebay kan..

Ok, mpe di sini ane gk akan bertele-tele lagi..  kali ini ane mo cerita ma sobat bro-bro semua juga bukan soal kapalen di tangan ane yg nyeri karna kena aer waktu mandi. Lebih tepatnya, ane mo crita tentang pengalaman ane outbond bareng temen2 OS Pro Jogja kemaren.. Nah loe, gak nyambung kan? pasti nyambung men.. simak aja crita ane mpe selesai.

Berangkat dari kantor OS Pro Jogja skitar pukul 8 malem, dan akhirnya mpe lokasi outbond skitar pukul 10 malem. Bukan karna lokasinya jauh bgt men.. di sini ane n' temen2 harus wara-wiri dulu buat ngambil peralatan outbond yang entah berantah gak tau gimana kronologisnya mpe berceceran gak jelas tu alat. Tapi untungnya mas Darma, temen ane sang sopir yg punya mobil bisa wus.. wuuss... alias ngebut mpe lokasi dengan cepat, tanggap, dan selamat.

Lokasi kami mengadakan outbond tepatnya di desa Pentingsari, Sleman, Yogyakarta. Skitar beberapa kilometer bawah merapi. Ingat ya.. "beberapa".. jadi kalo ada yang mengatakan 10KM dari gunung merapi, itu bukan ane. Tapi kira2 segitulah.. Sampe di sana, kita disambut hangat oleh para penyelenggara kegiatan, maklum aja.. SATRIA UII 165 gak cuma ngadain outbond di sana.. ada susur malam, pensi, renungan malam, dsb.. So, kita disana cuma sebagai fasilitator kegiatan outbond esok harinya.
Karena hari makin larut, kita bergegas setting peralatan outbond di lokasi.. bayangin aja.. jam segitu terasa banget dinginnya lokasi kaki gunung.. brrrrr... untungnya, ane gak lupa bawa jaket yang extra tebel, n' apesnya.. jakelnya ketinggalan di mobil.

Beberapa game outbond kami setting, mulai dari game "ranjau" yang membutuhkan tenaga extra ribet, eh.. maksutnya tali rafia yang serba ribet n tenaga yang tlaten buat ngaitin satu2 pada patok bambun' yang nacep di tanah. nah.. disinilah kapalen di tangan ane mulai terbentuk.. coz nancepin patoknya cuam pake bambu sisa bikin patok itu.. nyambung kan ma cerita di awal.. hehe.. terakhir game 'crap jugle" yang lebih ribet lagi nglilitin rafianya di pohon2. Sampe di sini, waktu uda mulai menunjukkan pukul 2 dini hari.. langit udah mulai meneteskan airnya.. makin tersiksa deh.. untung udah persiapan bawa baju ganti satu. Bukan satu stel, tapi emank satu biji..

Pukul stengah 2 kami putuskan untuk selesai setting alat. Sisanya bisa dikerjakan esok harinya krane hanya tersisa game2 kecil yang tidak membutuhkan persiapan yang lama. Kami masuk ke camp yang disediakan tersedia di sana. Asal masuk aja, karna gak ada orangnya.. di luar udah nampak dua onggok tubuh manusia yang tergeletak tak bedaya. Si Cempluk yg terbalut sleepingbag dengan rapinya, dan Dita yang nungging2 karna nahan dingin. Kami akhirnya tau mereka masih hidup setelah kami clorotin (bhs indonesianya apa ya?) lampu senter , mereka masih bergerak, walaupun sedikit.

Pelan2 kami membuka ruangan yg berbentuk seperti rumah joglo itu, "cieeett... jeglerr!" begitu kira2 bunyinya.. di dalam gelap dan sunyi. Dira, kepala dalam team kami yang bertubuh ideal menurut dia sendiri, mulai mencari sklar lampu dan "cklekk!" akhirnya terang juga.. dalam sorotan lampu yang terang tersebut.. tiba-tiba kami melihat sesuatu..! 
Tikar, ya tikar.. kami langsung menggelarnya, lalu tidur. si dedet, teman kami yang paling kocak, lebih memilih tidur di kursi dari bambu karna takut terkena gas beracun yang sering keluar dari lubang khusus di tubuh Dira. Lebih tepatnya lagi, mungkin karna gak kebagian tikar. Bayangkan saja, tubuh kami yang basah kuyup karna hujan, langsung tidur karna saking capeknya.. bayangkan, bayangkan! (lanjutkan baca setelah anda bisa membayangkannya).

Esok pagi kami mulai bergegas mandi, sarapan, dan persiapan lainnya. Game dimulai pukul 8 pagi dengan peserta dari teman2 Satria UII cuma 20 orang, teman2 yang lain baru akan menyusul siang hari ke lokasi karna masih ada beberapa mata kuliah. Maklum saja.. ini hari sabtu, dan bukan hari libur juga.

numpang narsis dulu :D
Serangkaian game mulai kami jalankan, mulai dari pecah balon, main tali, pecah sandi, sampe nyebur di kolam yang keruh cuma buat nyari telur puyuh. Di Game pecah sandi dan seterusnya ini yang paling seru banget..! Para peserta dari Satria UII dibagi menjadi 3 kelompok, masing2 kelompok bikin nama untuk kelompoknya, hasilnya aneh2; kelompok 1. Satria, yang kalo disapa dengan kata "Satria!" meraka akan menjawab "Jaya". kelompok 2. Wekwek, entah apa maksud dan tujuannya.. yang penting mereka tidak mirip seekor bebek. kelompok 3. Bidadari, yang kalo di sapa, mereka akan menjawab "Nyooooh!" cukup menyedihkan bukan?

Permainan pertama, mendirikan bendera.. masing2 kelompok diberi 3 tongkat dan beberapa ikat tali pramuka. Siapa diantara mereka yang bisa mendirikan bendera paling tinggi dan kuat, merekalah pemenangnya. waktu yang diberikan 15 menit, cukup untuk membuat mereka kocar kacir.. bingunglah kalian.. bingun ayo bingung..! hahaha (tersenyum puas).

Pemainan selanjutnya yaitu pecah sandi. Di sini mereka diberikan kertas yang berisi sandi yang harus mereka pecahkan, sandi itu berisi petunjuk untuk pekerjaan yang harus mereka lakukan selanjutnya. Disinilah sifat asli mereka mulai keluar.. ada yang mulai emosi, egois, mau menang sendiri, marah2 sendiri, nangis2 sendiri, jambak2 rambut sendiri, sampe eek di celana sendiri.. ok, sampai sini mulai ngelantur.

Suasana OutBond Satria UII di Pentingsari
Banyak permainan yang telah kami lalui, masing-masing individu dari tiap kelompok telah menampakkan taringnya.. maksutnya, sifat asli mereka. Disinilah caracter building dan team building mereka digembleng. Karena dalam sebuah organisasi, sangat penting untuk membangun kekompakan, kerjasama, kesolitan dalam kelompok. Bagaimana seharusnya mereka bersikap, bagaimana mereka melaksanakan tugas dan tanggung jawab, bagaimana menghadapi teman yang beda pendapat, beda watak, karakter, dan tentunya beda jenis kelamin. Maaf, yg terakhir agak ngaco.

Sore hari pukul setengah empat acara outbond selesai dengan diakhiri acara main air atau ceprot ceprotan air antara peserta dan panitia. Atau mungkin lebih tepatnya disebut perang air. hehe.. bahkan akhirnya si Dedet dan Darma rela terkena pecahan telur dari peserta yang tak terima dengan perbuatan mereka yang tidak senonoh sangat kejam. Hmm.. benar2 cara yang cukup menguras energi, tapi sungguh tak terasa karena suasana yang begitu akrab dan menyenangkan :).

Berbagai acara terus dilanjutkan, seperti pensi, api unggun, bakar2an, sampi menjelang malam dan ditutup dengan acara renungan. Kami berkemas untuk persiapan pulang. tepat pukul setengah 2 malam kami kempali ke kantor OS Pro Jogja dengan perasan puas dan gembira. Bagi teman2 yang ingin mengadakan kegiatan outbond, hubungi saja kami melalui Blog atau Pesbuk kami, atau sama saya juga boleh.. hehe, tunggu kami dengan cerita berikutnya ya.. :)
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Senin, 02 Juli 2012

Pak Tukang Tambal Ban, Jasamu Luar Biasa!

,
Masih teringan dalam benakku, 3 hari yang lalu. Tepatnya sepulang dari acara rekreasi guru2 sekolah tempat aku mengajar. Sekitar pukul 9 malam, seperti biasa.. kota jogja diselimuti udara dingin yang menusuk hingga terasa sampai sumsum tulang belakang. Maklum saja, bulan juni adalah saat ganas2nya kemarau melanda kota tercinta ini. Kembali ke cerita awal, saat itu aku dan teman2n sampai di rumah Bu Diah, salah satu rekan kerja sebagai pengajar di sekolahan. Dari situ siangnya kami berkumpul, berbincang-bincang menyususn rencana sekaligus menitipkan sepeda motor dan akhirnya kami kembali untuk mengambilnya, lalu pulang.

Diantara kami, memang tidak semuanya menggunakan sepeda motor. Bu Andri contohnya, beliau yang setiap harinya setia dengan sopir pribadi, akhirnya merasa terhianati karena kalau malam hari sopirnya tak mau datang menjemputnya. Tapi akhirnya beliau sadar, kalau malam memang tidak ada bus warna hijau (ciri khas trans Jogja) rela beroprasi hanya untuk mengantarnya sendirian. Akhirnya.. atas dasar perseteruan yang begitu panjang, saya yang memang bermental seorang pahlawan bersedia untuk mengantarnya pulang. Bukan karena kasihan, tapi memang saya takut orang2 mengira bahwa jam belajar diperpanjang karena malam2 masih ada seorang guru melakukan sidak di jalanan.

Motor ku keluarkan perlahan-lahan dari rumah Bu Diah, tak lupa ucapan terimakasih dengan berpura-pura tak mendengar tarikan jasa parkir yang perlahan lahan mulai terdengar sayup2. Motor ku engkol dengan mantap, hidup.. lalu mati lagi. Pertanda bensin sudah mencekik tangki. Ku enkol lagi, hidup.. lalu ku geber2 aja biar gak mati.. Bu Andri naik, langsung aja kutancap gas.. lalu melenggang ringan menuju kerumunan jalanan kota yang penuh dengan warna-warni rambu-rambu lalu lintas.

Tak berapa lama sampai di daerah Alun-alun utara, masih ramai dengan manusia2 yang sibuk dengan berbagai aktifitasnya. Aku tersadar, mengapa roda motor ini berputar sampi di situ? pertanyaan itu langsung terjawab tatakala Bu Andri mengatakan rumahnya memang daerah situ. Tepatnya daerah kompleks Widya Mataram. Akhirnya aku tersadar lagi, untuk kedua kalinya merasakan roda motor ini terasa begitu aneh. geyol kanan-kiri seperti trio macan yang sedang kesurupan. "Apa yang terjadi terjadilah.." gumamku dalam hati. Tentunya kita semua akan tau lanjutan kejadiannya jika sudah membaca judul cerita diatas. Tak jauh2 dari ban kempes, bocor, dop cepol, ban robek, dan yang paling benar adalah ban bocor.. itu intinya.

Dengan sisa sisa tenaga yang tadi siang kami gunakan untuk bersenang-senang, kami menuntun motor. Muka kami yang telah kusut macam cucian yang sudah diperas habis airnya membuat beberapa orang yang berpapasan dengan kami menunjukkan lokasi keberadaan sang tukang tambal ban. Kami mengucapkan terimakasih sampil melemparkan senyum termanis yang pernah kami miliki. Sampai pertigaan ngasem ke barat, tepatnya depan kampus Widya Mataran, tak terlalu jauh dari TKP ban bocor, kami menemukan tukan tambal keliling yang masih bertugas disitu, dan masih ada satu pasien menunggu. Kami menghela nafas panjang, seolah-olah beban yang kami miliki selama ini lenyap begitu saja. "nambalke pak.." sampil tersenyum riang aku menyapa pak tukangnya. "injih mas.." Dengan ramah pak tukang membalas sapaan, atau lebih tepatnya permintaan tolongku itu.

Bu Andri, yang dari tadi sudah berdiri kaku, dengan muka yang hampir kebiruan, kupersilahkan segera pulang agar segera mendapatkan perawatan intensif di rumahnya. Setidaknya segera mandi dan makan malam karena rumahnya yang tak jauh lagi dari lokasi tambal ban.
Pukul 9.30 malam, masih dengan suasana malam yang sedingin kota mexico, atau paris, atau mana saja yang disitu aku sendiri belum pernah mendatanginya. Pak tukang, begitu saja mungkin saya menyebutnya.. dengan balutan kaos putih tipis, mungkin begitu warna aslinya karena sekarang sudah berubah menjadi keabuan, dengan badan yang kurus, agak hitam.. emmb, tubuh dekil, dengan gerobak kecil penuh dengan alat2 tambal bannya. Mohon maaf pak tukang kalau saya menggambarkannya terlalu mengenaskan. Tapi kurang lebih seperti itu. Mungkin juga karena baru saja selesai mengerjakan puluhan pasien pada waktu itu, semoga saja.

Pak tukang dengan sigap segera mengerjakan roda motorku yang bocor, membedahnya, mengecek bagian yang bocor, menggosoknya, lalu menempelinya dengan kompon tambal ban.. begitulah kira2 urut2an menambal ban. Besi penambal yang telah selesai digunakan pada pasien sebelumnya, digunakan bergantian, dan tibalah giliran ban milikku. Tangannya sangat lincah, sepertinya pak tukang sudah sangat profesinal dibidangnya.. entah kapan ada agenda sertifikasi tukang tambal ban dari pemerintah. Kudekati pak tukang, kutanyakan sebab dan asal muasal peristiwa ban bocor itu terjadi, "nanti saya cek mas, ini belom saya cek.." dengan ramah beliau menjawab segala rasa penasaranku. Tapi hati ini sedikit lega, bocornya hanya kecil, mungkin terkena pecahan kaca yang tak sengaja ku lindas beberapa waktu yang lalu.

Proses penambalan berjalan mulus, ban kembali ke jalan yang benar dengan rapi. Pak Tukang mengeluarkan sejata saktinya, pompa ban manual khas tahun 80an yang sudah mulai karatan. Di pompanya pelan-pelan dengan penuh.. perasaan. Dengan berniat membantunya, aku menekan ban untuk sekedar memperkirakan tekanan udara yang sudah masuk. "sedah pak, segini saja" kataku dengan lantang, supaya Pak Tukang segera menghentikan proses memompanya sebelum keringatnya menetes deras dan menghabiskan energi dari makan malamnya. Tak lupa saya berdoa supaya beliau tidak lupa makan malam sebelumnya.

Cerita berlanjut, proses tambal ban selesai, hatiku riang gembira karena bisa kembali ke rumah dengan berbagai macam fasilitas yang tersedia di sana. "pinten pak?" tanyaku pada pak tukang. "gangsal ewu mas.." jawab beliau singkat. Seketika itu juga darahku serasa beku, tubuhku linu, mataku mlongo, mulutku sedikit terbuka. Intinya aku mlongo. Lima ribu perak? bukannya aku menyepelekan uang bergambar pahlawan Tuanku Imam Bonjol itu, tapi bisa kita bayangkan..atau kalau kita teliti bersama, harga segitu hanya bisa ditukar dengan 3 bungkus roti atau 3 gelas es teh. Atau kalau di ingit lagi, uang segitu adalah ongkos tambal ban 10tahun yang lalu. Bagaimana anda memberi makan anak-istri anda di rumah pak? bagaimana memikirkan biaya putra-putri bapak di rumah? ini sudah di atas jam 9 malam pak, apa gak di hitung ongkos lembur? ya sudahlah.. segitu aja cerita kagetnya.
Intinya, saya sungguh kagum dengan kemuliaan hati Pak Tukang. Membantu orang yang sedang dilanda kesusahan dengan sepenuh hati, tanpa ada niat memeras. atau paling tidak memberi nilai dengan harga sedikit lebih tinggi. Beginilah seharusnya mental pemimpin bangsa, para pejabat, para petinggi, atau yang lainnya. Subhanalloh...

ilustrasi Pak Tukang tambal ban

Ku buka dompet denga segera, tinggal ada selembar lima ribuah dan selembar limapuluh ribuan dan selembar seratus ribuan,.. ya, sama.. saya juga lagi susah sebenarnya. Otak mulai berpikir keras, niat ingin memberi ongkos lebih, tapi kalau disuruh memberikan lembar yang lain, hati takut tidak iklas.. lagi2 ya sudahlah.. hanya segitu yang bisa kubayar. Tapi doaku agar engkau selalu dilindungi dan diberkahi dalam setiap pekerjaanmu Pak Tukang. Mungkin, aku belum bisa menjadi orang seperti dirimu.. lagian, doaku mungkin juga tak semustajab orang sepertimu, tapi aku yakin Alloh maha mengetahui segala isi hati hambanya.

Motor segera ku nyalakan, kembali merayap dintara padatnya pusat kota, dan sampai di rumah dengan selamat sentosa. Dari cerita ini, semoga dapat kita petik hikmah dari semua kejadian yang kita lalui. see u next time :)
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Senin, 11 Juni 2012

Bukan Cuma Wanita yang Mengakui Ketampananku :D

,
Lelah, cape, pegel.. setelah melewati segala aktifitasku hari ini. Tapi aku bersyukur akhirnya sampai juga pada singgasana termewah dalam hidupku. kamar tidur. dimana aku bisa menumpahkan segala keluh kesahku dengan bantal, melampiaskan segala emosiku dengan guling, dan menuliskan ceritaku di blog. khususnya malam ini, di hari2 yang lain kadang aku hanya bicara sendiri dengan cermin.. bukan karena aku ingin merefleksi keadaan diriku, tapi memang pulsa modemku sedang sekarat.

Sesaat sebelum mulai ku pencet tombol2 keybord ini, tubuhku kurebahkan diatas kasur tipis yang sudah beberapa bulan ini menemani mimpi2 indahku.. juga mimpi buruk. Pikiranku mulai melayang pada kejadian yang menimpaku beberapa hari yang lalu, tepatnya 12 Juni 2012. Sengaja kutulis tanggalnya biar gak lupa.

Hari itu, tak seperti biasa aku langsung menuju sekolah untuk sekedar menyapa say halloo dengan guru2 yang lain. Aku langsung menuju pasar ngasem, dekat pusat kota untuk menjemput Pak Herdi, salah satu guru sekolah yang bertugas bersamaku. Hari itu adalah masa penerimaan siswa baru, jadi kami disibukkan dengan berbagai macam agenda, salah satunya adalah mengantar surat dan promosi ke berbagai penjuru TK di seluruh kota. Hasilnya, akupun kebagian tugas itu bersama Pak Herdi... Kebetulan, itu adalah hari ke 2 aku melaksanakan tugas. Tinggal 8 surat yang harus kami antar. Karena cukup sedikit, sekitar jam 10 surat telah ludes kami sebar-sebar. Kamipun berencana untuk sekedar melepas dahaga di sebuah warus rujak es krim, daerah pakualaman. Hmm, rujak es krim di sana memang sudah terkenal.. selain karena es krimnya lembut dan enak, rujaknya pun asli dari buah-buahan.

Sesaat sebelum masuk ke area jajanan Pakualaman, kami sempat bingung dan gundah.. apakah motornya mesti di parkirkan? karena parkir harus bayar 1000 sementara harga rujak es krimnya 3000.. (waduh, itungan banget). Karena takut dibilang miskin, akhirnya aku parkirkan motorku di dalam dan untungnya, aku bertemu dengan Sigit, teman lamaku dulu waktu SD yang sekarang menjadi tukang parkir di area situ. Sungguh senang rasanya, karena ada kesempatan buat parkir gratis.. :D. 

Kami segera masuk dan memesan 2 mangkun rujak es krim.. tanpa babibu lagi, aku sikat ludes sampai ke akar2nya. Berbeda dengan Pak Herdi, dia masih pelan2 menikamti Rujak es krimnya dan berharap es krimnya berasal dari air matang. Karena konon katanya, dia akan langsung bersin2, meriang, dan panas dingin kalo minus es yang berasal dari air mentah. Sungguh luar biasa bukan? berarti dirinya bisa jadi indikator untuk memastikan gelonggongan es itu berasal dari air matang atau mentah.

Menikmati es krim, sepertinya menjadi pekerjaan yang sungguh teramat berat bagi Pak Herdi, hingga aku harus menunggu sambil melihat es krimnya yang masih di santapnya pelan2. Beberapa pengamenpun mulai hilir mudik mendatangi kami. Pengamen pertama, mendapat beberapa receh dari Pak Herdi, pengamen kedua mendapatkan muka telapak tanganku, lalu hadirlah pengemis ketiga. seorang banci yang membawa icik2 dan seorang lelaki tua membawa gitar kecil. Bulu kudukku mulai berdiri, mungkin Pak Herdi juga, sehingga dia mulai mempercepar proses makan memakannya.

Dengan cepat, akhirnya habis juga rujak es krim Pak Herdi yang memang tinggal sedikit. Sebelum Banci itu mendatangi kami, Pak Herdi segera menyuruhku untuk segera bergegas untuk meninggalkan lokasi. Mungkin dia gak enak kalo gak ngasih seorang pengamen jalanan. "Ayo sudah" katanya, segera kuanggukkan kepalaku pertanda setuju. Kami berdiri, namun kaki Pak Herdi tidak segera melangkah, akhirnya aku putuskan aku yang berada di depan. Namun tak disangka, aku berpaspasan dengan banci itu.. dia melihatku dan mulai memperhatiakanku dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.. "masnya ganteng deh.. ganteng deh.. Awww..." tangan bencong sialan itu ternyata berusaha menggerayangi tubuhku.. "Heyy!" aku langsung menepisnya.. Bulu kudukku serasa dalam posisi siap! Aroma minyak nyong2 yang sangat menusuk urat syarafku begitu terasa ngilu dan menggelikan.. aku segera berlari dan mengahampiri sang penjual rujak. "Busyet dah.." sambil kumaki-maki bencong sialan itu, ku keluarkan dompetku dan langsung membayar rujaknya. Pak Herdi dan Penjual rujak pun cengengesan.. Apakah mereka tau? kehormatanku hampir dinodai oleh bencong... Shitttt.... Tubuhku masih terasa noda jaringan2 kulit tangan sang bencong.. Sangat pedih sodara2.. :(.



Segera ku ambil motorku, ku engkol dengan penuh perasan bersalah. Bersalah terhadap kehormatanku karena tidak bisa melindunginya dengan baik. Pak Herdi masih cengengesan.. Hatiku makin pedih. Mengapa dia tidak membelaku saat aku terdholimi oleh bencong sialan tadi. Aku melaju pelan2 menuju penjaga parkir yang sedang bertugas. Masih terlihat Sigit disana. Sedikit kami berbasa-basi, dan gratisnya parkirpun tak menyembuhkan lukaku. Bergegas kami menuju sekolahan.. dengan perasan lega karena tugas telah selesai. dan ngilu.. Tapi akhirnya aku bersyukur, ternyata aku memang tampan. Karena, banci itu seperti makluk kecil yang polos. Berbicara apa adanya, bebicara menuruti nalurinya.. Jika memang ganteng, pasti dibilang ganteng.. kalo jelek, pasti dibilang kembarannya.. Syukurlah aku mendapat pilihan pertama.. see you next time ;).
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh

Minggu, 10 Juni 2012

Pagi Ini Makan Soto Habis Ngajar Les

,
Pagi ini aku terbangun jam 7 lebih 15 menit. Seketika itu juga langsung ingat kalo minggu pagi ini haru ngeles Manda pukul setengah delapan. Tanpa basa basi lagi aku langsung bergegas ke kamar mandi untuk mandi. Sekali lagi untuk mandi, bukan sarapan pagi seperti hal biasa yang sering aku lakukan. Ibu dan kakakku terheran-heran, karena biasanya aku akan tetap santay kalo bangun kesiangan, walaupun itu hari kerja aktif mengajarku. Tapi untuk urusan ngeles Manda, entah kenapa aku selalu bisa tepat waktu. Ya.. setidaknya berusaha tepat waktu.
Read more →
Ditulis oleh: Nicko Rh